JAKARTA , 04 May 2018 – Presiden Joko Widodo dan Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam mengunjungi Mabes TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis sore. 

Foto Kementerian Sekretariat Negara RI.

Tiba di Mabes TNI pukul 15.30 WIB, Presiden Jokowi disambut oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Setelah menerima laporan dan hormat senjata dari Panglima TNI, Presiden Jokowi dan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah yang datang bersama Pangeran Brunei ‘Abdul Mateen pada sekitar pukul 15.40 WIB.

Foto Kementerian Sekretariat Negara RI.

Setelah berfoto bersama yang dilanjutkan dengan menyaksikan pertunjukan dari prajurit komando pasukan khusus dan prajurit korps marinir TNI AL, diantaranya teknik silat merpati putih (dengan mata tertutup dapat melumpuhkan musuh), pemecahan beton 55 susun, menjinakkan ular berbisa, memakan darah dan bisa ular kobra, dan pertunjukkan debus, Presiden Jokowi dan Sultan Hassanal Bolkiah melihat beberapa senjata dan kendaraan militer Indonesia.

Pada sekitar pukul 17.15 WIB, Presiden Jokowi memasuki GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap untuk melakukan pemanasan bermain bulutangkis dengan Menko Polhukam Wiranto.

Diplomasi Bulutangkis

Foto Kementerian Sekretariat Negara RI.Presiden Jokowi bermain bulutangkis bersama Sultan Hassanal Bolkiah di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Kamis (3/5).

Kedua kepala pemerintahan itu melakukan ekshibisi bulutangkis ganda, masing-masing berpasangan dengan Alan Budi Kusuma dan Hendry Saputra.

Kemudian Presiden Jokowi bermain bulutangkis berpasangan dengan Alan Budi Kusuma, melawan Sultan Brunei Darussalam berpasangan dengan Hendry Saputra. Pertandingan diakhiri  dengan skor seri 25-25.

Foto Kementerian Sekretariat Negara RI.

Presiden Joko Widodo mengemukakan, pertandingan bulutangkis antara dirinya yang berpasangan dengan Alan Budi Kusuma dan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah yang berpasangan dengan Hendry Saputra, di Mabes TNI Cilangkap, merupakan salah satu bentuk diplomasi.

Proses diplomasi tersebut, dilakukan Presiden Jokowi bukan dalam bentuk formal namun soft diplomacy.

“Ya, persahabatan antarnegara ini tidak selalu dilakukan dalam sebuah forum yang formal saja, ada yang namanya soft diplomacy, dan memang saya tahu Sultan Hasannal Bolkiah itu memang hobinya badminton. Sehingga waktu di Asean Summit kemudian di Australia, dan ketemu kemarin di Singapura, ya saya mengajak beliau untuk datang ke Indonesia main badminton,” kata Presiden.

Mengenai hasil soft diplomacy itu, menurut Presiden, sudah dalam proses. “Memang tadi sudah kita perintah untuk juga segera diproses mengenai pembelian yang ada di Pindad. Baik berupa senjata maupun anoa, tank anoa,” ungkap Presiden.

Presiden Jokowi dalam kesempatan itu juga menawarkan kapal. Namun Sultan Brunei menyampaikan masih menghitung terlebih dahulu.

Foto Kementerian Sekretariat Negara RI.

“Kita juga menyampaikan untuk pembelian pesawat CN, juga beliau menyampaikan masih dihitung-hitung dulu. Tadi sudah langsung dipanggil menterinya. Tapi yang sudah jelas tadi adalah dengan Pindad untuk senjata dan tank anoa,” ujar Presiden Jokowi.

Mengenai jumlahnya, Presiden Jokowi mengatakan, akan dihitung oleh menteri terkait.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, Menteri BUMI Rini Soemarno, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan beberapa pemain bulutangkis senior Indonesia.

(IR/RSF/ES/JL) MHI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s