JAKARTA , MHI – Beredarnya Video viral diSejumlah Media Sosial dan Pemberitaan diberbagai Media Main Stream tentang korban meninggal akibat kerusuhan di Jakarta untuk menolak hasil pemilu presiden 2019 dalam Gerakan Kedaulatan Rakyat yang ternyata masih anak-anak dengan Salah satu korban adalah Muhammad Harun Rasyid, yang baru berusia 15 tahun, warga Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, adalah berita Hoax.

Hal tersebut diungkapkan dan dijelaskan kronologhisnya secara detil tentang kejadian tersebut oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5/2019).

Dedi Prasetyo mengatakan,”Peristiwa tersebut yg mana dua aqun di jadikan satu,seolah-olah oleh aqun 2 peristiwa itu satu kesatuan ,padahal ini hal yg berbeda,dedi pun menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak percaya kepada aqun2 yg mencoba menyebarkan konten2 yg sifatnya perlu di klarifikasi dan dikonfirmasi secara mendalam dulu, tidak dengan mudah langsung ..apa yang disebar luaskan oleh aqun-aqun atau konten-konten baik itu berupa video, foto,narasi serta voice..itu langsung dipercaya,”Jelasnya.

Oleh karena itu kita sampaikan pada sore hari ini terkait menyangkut masalah aqun yang menyebarkan konten dan sempat viral diMedia Sosial dan tayang juga diberbagai Media Main Stream ini perlu saya jelaskan,” Ini bisa kita pastikan bahwa yang meninggal..yang tersebar didalam video tersebut adalah tidak benar..Alias Hoax!”,Pungkas Dedi.

Jadi tidak ada kaitannya .. “Sedangkan yang sedang diambil tindakan oleh aparat adalah tersangka berinisial A alias Andi Bibir,”Tegasnya (menunjukan berbagai barang bukti-Red).

Dedi Prasetyopun menegaskan bahwa Polisi tidak akan berhenti sampai disini ..dalam Hal ini Aparat kepolisian akan melakukan continue prementeu..Lakukan Penegakan Hukum sebagai langkah terakhir dalam rangka memitigasi agar jangan sampai berita Hoax tersebut tersebar terus, Tutupnya.

Conference Press diakhiri dengan Tersangka A alias Andi Bibir yang menjelaskan pada awak media saat dirinya tertangkap oleh pihak kepolisian,” Kebetulan saya sempat istrahat dan saya sempat tertidur tadi malam..pada saat bangun pagi saya di tangkap ditempat parkiran …sayapun sempat melarikan diri melewati belakang namun pada saat di belakang sudah ada Brimob terlebih dahulu berada di sana lalu saya kembali ketempat semula yang akhirnya saya ditempat parkir lagi,” Jelas Andi Bibir.

(Joggie/Sisman) MHI Hasil gambar untuk mediahukumindonesia

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s